Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Berwirausaha Kuy! YXGQ

Episode 05


Bismillah...


Yes, berwirausaha mungkin bisa menjadi salah satu alternatif untuk bekerja di zaman sekarang ini. Berwirausaha itu gak perlu mikirin jam kerja, kita bebas mau masuk jam berapa dan pulang jam berapa aja, selain itu juga menjadi seorang wirausaha gak ada tekanan dari atasan, karena kitalah bosnya, iya gak? hehe. Itulah beberapa keunggulan ketika temen2 mau memilih jalan berwirausaha. Fakta yang terjadi di lapangan adalah bahwa ngebangun usaha dari nol itu sangat berat, makannya kalo mau memilih jalan ini, temen2 harus bener2 berjuang, fokus, dan gak tahu malu. Gak tahu malu untuk nawarin produk yang temen2 miliki ke orang lain, gak tahu malu untuk posting di medsos tentang produk temen2, dan yang paling penting harus gak tahu malu ketika diluar sana ada sebagian orang yang bilang "Ngapain sekolah tinggi2, kalo ujungnya cuma jualan?".


Emang sih yah gak terlalu ada korelasi antara sekolah dengan berwirausaha, buktinya beberapa dari mereka yang sukses berwirausaha adalah mereka yang di DO dari sekolahnya (gak tamat), bahkan beberapa dari mereka ada yang gak sekolah. Bagi saya sih gak ada yang sia2 kok ketika temen2 memutuskan untuk berkecimpung di dunia wirausaha, ilmu yang temen2 dapetin saat sekolah pun pasti bermanfaat, bukankah mencari ilmu itu wajib bagi setiap Muslim?, jadi gak usah khawatir yah masalah pertanyaan diatas. Kalau sekolahnya berkaitan dengan wirausaha, itu bakalan menjadi poin plus karena basic-nya sudah ada, tinggal diasah dan diperbaiki supaya lebih baik lagi. Intinya, mau sekolahnya berkaitan dengan wirausaha atau enggak, temen2 tetep harus belajar lagi tentang bagaimana membangun sebuah usaha agar sukses.




Pada tahu dong Bob Sadino, seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan, dia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Ciri khas pakaiannya adalah kemeja tangan pendek dan celana pendek (nyantei banget ya haha). Awalnya Bob kerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di kota Hamburg, namun suatu hari dia memutuskan untuk pulang ke Indonesia dan berniat untuk resign dari kerjaannya karena ingin bekerja secara mandiri. Pekerjaan pertama yang dilakoni Bob Sadino setelah resign dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang dia miliki, dia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika dia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi kuli bangunan dengan upah harian Rp.100 (mungkin kalo sekarang Rp. 10.000).


Suatu ketika, ada salah satu temennya yang nyaranin untuk memelihara dan berbisnis telur ayam negeri untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik dan mulai mengembangkan usaha peternakan ayam. Saat itu, di Indonesia, ayam kampung masih mendominasi pasar dan Bob-lah yang pertama kali memperkenalkan ayam negeri beserta telurnya ke Indonesia. Bob menjual telur2nya door to door. Ketika itu, telur ayam negeri belum populer di Indonesia sehingga barang dagangannya tersebut hanya dibeli oleh ekspatriat2 yang tinggal di daerah Kemang, serta beberapa orang Indonesia yang pernah kerja di luar negeri. Namun seiring berjalannya waktu, telur ayam negeri mulai dikenal sehingga bisnis Bob semakin berkembang. Bob kemudian melanjutkan usahanya dengan berjualan daging ayam. Selain memperkenalkan telur ayam negeri, dia juga merupakan orang pertama yang menggunakan perladangan sayur sistem hidroponik di Indonesia.


Kalo mau ngebahas pengusaha Indonesia yang sukses banyaklah ya, Ustaz Yusuf Mansur juga sukses dengan Pay Tren-nya, yang kabarnya bulan2 kemaren udah beli saham tempo.Co. Di bidang kuliner ada Johny Andrean yang punya toko roti J.Co dan Breadtalk (doi asli Indonesia lho), selain itu juga ada Agus Pramono dengan Ayam Bakar Mas Mono. Kemudian kalo berbicara pengusaha di dataran Asia Timur ada Jack Ma, yang katanya mau pensiun tahun depan. Dia merupakan seorang pebisnis berkebangsaan Tionghoa dan merupakan pendiri sekaligus Executive Chairman dari Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok. Diluar dari benua Asia, ada Larry Page dan Sergey Brin (Google), Coco Chanel (Chanel), Bill Gates (Microsoft), Steve Jobs (Apple), Richard Branson (Virgin Group), dan yang pasti dikenal semua orang, Mark Zuckerberg (Facebook).


Itulah beberapa pengusaha yang sukses di dunia ini dalam berbagai bidang, bisa di searching sama temen2 background serta perjuangan usaha masing2 pengusaha yang saya jelasin diatas, yang jelas perjuangannya tidak akan mulus dan pasti jalannya berliku2, tapi semoga bisa menjadi motivasi bagi kita semua yaa. BTW saya juga pengen jadi pengusaha loh hehe, saya pun pernah terlibat dalam beberapa jenis produk dari semenjak kuliah hingga tahun2 kemaren. Niat pengen jadi wirausaha itu gak tahu kapan datangnya, yang jelas menjadi wirausaha itu menjadi salah satu planning saya kedepan, entah akan tercapai atau enggak, kita mah hanya bisa sampai pada tahap ikhtiar dan do'a, tahap selanjutnya percayakan sama Allah, karena Allah tahu yang terbaik buat kita. Nah temen2, dibawah ini akan saya jelaskan beberapa project yang pernah saya kerjakan dan berkaitan dengan wirausaha, diantaranya:


1. JAKY SNACK


Sebenernya logo awalnya gak gini, logonya ada di laptop yang dulu ilang heuu 😢. Jaky ini adalah project salah satu mata kuliah ketika semester2 awal, antara PENGABIS atau PENGAMEN, saya lupa lagi nama mata kuliahnya. Konsepnya simpel sekali, temen2 tahu gak snack angin? (snack kiloan geuning yang banyak jenisnya), nah snack itu kita bungkusin per setengah kilo ataupun sekilo, lalu ditempelin label JAKY, kemudian kita jual dengan harga yang lebih mahal dibanding pas kita beli dari tokonya langsung, hasilnya not bad lah. Kita biasanya jualin di pasar minggu, depan Monumen Perjuangan, Dipatiukur. Nama JAKY sendiri merupakan awal huruf depan dari masing2 nama member boyband kelompok kita, karena satu kelompok terdiri dari 4 orang.


2. SWEET BOX


Sweet Box merupakan project saya dengan dua orang temen saya, yang tercipta karena mengkuti PKM-K dari DIKTI pada tahun 2014. Sweet Box ini merupakan tempat sampah, tapi bukan tempat sampah biasa lho, ini adalah tempat sampah yang di pasang pada motor. Terjadinya produk ini diawali dari keresahan kita dengan pengendara motor yang membuang sampah dijalan, seperti botol bekas air minum atau plastik2 bekas makanan, terlebih lagi puntung rokok yang masih menyala dan dibuang seenaknya di tengah jalan. Kasus pembuangan puntung rokok ini sangat bahaya, apalagi kalo terkena pada bagian wajah pengendara motor belakang, dan pernah terjadi salah satunya di Kabupaten Indramayu. Sweet box ini gak lolos sampe akhir, dan gugur di fase 3 PKM-K karena eksekusinya yang kurang serius. 


3. NASI BAKAR AHAY



Kalo inget produk ini, rasanya selalu pengen ketawa 😝. Sesuai dengan namanya, ini adalah nasi bakar dengan lauk yang sudah ada di dalam bungkusan daun pisangnya, saya belajar bikin ini dari pasangan suami-istri yang dulunya jual nasi bakar, tapi sampai sekarang mereka gak jualan lagi, akhirnya saya memutuskan untuk menjualnya. Proses dalam memasak nasi bakar ini sungguh sangat lama, ribet, dan bikin capek, tapi kalo udah jadi, rasanya oishi deh, makanya kenapa saya berani untuk ngangkat nasi bakar ini menjadi usaha saya. Saya pun pernah bikin beberapa kali, salah satu diantaranya adalah ketika saya ditemani oleh salah satu temen kosan saya, dia ini terkenal agak kurang hati2 orangnya, tapi baiknya minta ampun.


Waktu itu dia bantu dalam proses pembakarannya, kita pake bensin untuk ngebantu pembakarannya karena spiritus waktu itu gak ada. Posisinya adalah saya yang megang korek dan hihid (kipas tradisional), sedangkan temen saya ini pegang bensin yang ada di dalam botol air mineral. Awalnya cara dia nuangin bensin bener, yaitu ketika gak ada api sedikitpun yang nyala di dalam tempat pembakaran. Setelah arangnya sudah dilumuri bensin, saya pun nyalain korek dan wuuushhhh..., api pun menyala dan menyelimuti setiap arang yang ada didalam tempat pembakaran tersebut. Karena arangnya belum terbakar sempurna, dan apinya sedikit mati karena pada waktu itu anginnya lumayan besar (kita ngebakar di loteng kosan BTW), dia secara spontan nuang lagi bensin ke tempat pembakaran dengan api yang masih menyala walaupun hanya sedikit, lalu apa yang terjadi?, otomatis api itu melahap dan menyambar bensin yang dituang hingga kedalam botol air mineral yang berisi bensin hampir setengahnya. Duuuarrr..., kemudian botol air mineral itu meledak, bensinnya berceceran kemana2, disertai dengan kobaran api yang gak bisa kita kontrol.


Api pun bertambah besar, asap hitam pun membubung tinggi ke langit. Pikiran saya udah hopeless, karena saat itu udah mengira bahwa kebakaran akan terjadi, dan saya juga gak tahu harus ngapain, karena satu2nya pintu untuk masuk kedalam kosan itu ketutup sama kobaran api, yang saya bisa lakuin cuma teriak "Kebakaran..., kebakaran..." Gak lama dari saya teriak, datanglah temen kosan saya satu lagi, dia juga panik dan langsung bawa ember berisi air dan langsung nyiram api yang sedang berkobar dengan hebatnya, tiga kali saya hitung dia bolak-balik WC untuk ngambil air, akhirnya alhamdulillah api pun padam. Setelah api padam, loteng pun menjadi serba hitam karena bekas lahapan api, kaki saya pun kena luka bakar, temen saya pun tangannya kena luka bakar bekas ledakan dari botol air mineral yang berisi bensin. Ibu kosan pun datang ke loteng bersama anak cowonya, ibu kosannya emang terkenal baik haha, beliau cuma bilang "Nak, hati2 lagi kalo mau bakar2an", saya pun ngangguk2 aja sambil menahan panasnya luka bakar di kaki saya. Sempet mikir kalo saya dan temen saya akan masuk koran dan berita di TV dengan headline "Dua mahasiswa UNPAD disinyalir menjadi dalang terbakarnya beberapa kosan di daerah Kota Bandung" wkwkwk, qodarullah memang gak terjadi kebakaran, kebayang aja kalo emang kebakaran, saya harus ganti berapa duit haha.


4. SAVE'S FEMME


Setelah kuliah, saya dan dua orang temen saya udah berniat bikin sebuah usaha dengan produk baru, tapi pada akhirnya karena salah seorang diantara kita sedang menjalankan usaha di bidang fashion dengan nama Save's Femme, akhirnya kita ikut bantu, namun kita berfokus pada produk khimar (produk Save's Femme ini kebanyakan pakaian wanita). Akhirnya, kita bikinlah segala jenis khimar dengan warna dan ukuran yang berbeda, dan pada akhirnya semuanya kejual habis, walaupun dalam jangka waktu yang cukup lama. Saya banyak belajar dari mereka berdua terkait fashion, terutama bahan2/kain2 yang dikhusukan untuk khimar, jilbab, gamis, pakaian dsb. Bisa di cek yaa di IG, ownernya temen saya dan masih berjalan sampai saat ini.


5. WB COMPANY


WB Company juga merupakan hasil produk saya dengan dua orang temen saya (beda orang sama yang ngerjain project khimar), menu andalannya adalah es krim goreng sama es moci (emang cuma dua deng menu nya juga haha). Penjualannya lumayan bagus, dan harapan saya dari awal mudah2an produk ini akan bertahan lama, supaya ada reason yang kuat buat ikut lomba/pendanaan wirausaha, karena biasanya lomba/pendanaan wirausaha itu, yang pertama dilihat sebagai syaratnya adalah dari lamanya si produk sudah berjalan. Tapi kemudian Allah berkehendak lain, kurang lebih enam bulan berjalan, akhirnya WB Company pun tutup, dengan dalih masing2 dari kita sibuk haha. Niat mau nge-hire pegawai pun tersirat di benak kita, namun pada akhirnya urung dilakukan karena kalo uangnya di jadiin salary pegawai, kita bertiga totally gak dapet keuntungan 😁.


Itulah beberapa project yang pernah saya kerjakan dan berkaitan dengan wirausaha, diluar dari pahit manisnya pengalaman saya berwirausaha, saya banyak dapat hikmah serta pelajaran, dan sedikitpun gak pernah ada rasa menyesal udah ngelakuin hal2 diatas. Sedikit barangkali saya mau berbagi tentang tips2 untuk memulai berwirausaha, diantaranya:
  1. Kalo temen2 terbatas dari segi modal atau sumber daya lainnya, lebih baik cari partner yang memiliki visi yang sama. Partner sangat penting disaat temen2 down, karena ada yang membantu untuk menyemangati, disamping itu juga dengan adanya partner, pekerjaan kita dalam berwirausaha lebih mudah dan ada temen buat sharing ketika terjadi suatu masalah. 
  2. Pelajari tentang hal2 yang mendukung dalam berwirausaha, seperti bagaimana mencari pasar, cara marketing yang efektif dan efisien, pembukuan yang rapi, serta bagaimana cara menghadapi masalah2 yang mungkin akan terjadi ketika temen2 menjalankan usaha tersebut. Jadi temen2 gak asal jualan aja, tapi ada persiapan yang matang dibalik itu semua. 
  3. Jangan ragu untuk memulai, kalo semuanya udah siap langsung hajar aja ya temen2, jangan di entar2in, karena biasanya yang di entar2in itu akhirnya suka gak jadi. 
  4. Jangan pernah malu untuk berwirausaha, kalo masih malu, belajar untuk berani tampil sebagai wirausaha yang memasarkan produknya dengan baik, entah secara langsung maupun melalui dunia maya. Semoga tips2 ini bermanfaat yaa, khususnya bagi temen2 yang mau mulai berwirausaha.


Gambar diatas adalah Empat Kuadran Profesi Robert T. Kiyosaki, dimana masing2 kuadran tersebut memiliki resiko, tinggal bagaimana temen2 meminimalisir resikonya. Diantara empat kuadran tersebut yang paling rendah adalah E (Employed), yang gak punya waktu bebas tapi salary pasti akan diterima dalam jangka waktu tertentu, yang kedua ada S (Self Employed), yang memiliki kebebasan waktu, dan kebebasan dalam menentukan penghasilan mereka. Semakin giat mereka bekerja, maka semakin besar juga upah yang mereka dapat, yang ketiga adalah B (Big Business), orang yang memiliki usaha yang bisa berjalan tanpa sang pemilik harus selalu hadir, dan kuadran yang paling tinggi adalah I (Investor), kuadran orang yang sudah punya cukup uang untuk diinvestasikan ke usaha orang lain. Di level ini mereka sudah tidak perlu bekerja, uanglah yang bekerja untuk mereka. 


Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi laman ini atau yang ini tentang penjelasan lebih lanjut Empat Kuadran Profesi Robert T. Kiyosaki. Diantara empat kuadran diatas, temen2 mau milih yang mana nih? hehe. Kalo mengacu ke gambar diatas, tentu menjadi seorang pengusaha berada di kuadran ketiga (Big Business), entah bisnis yang memiliki sistem, ataupun yang tidak memiliki sistem, seperti beberapa pengalaman saya. 


Episode ini barangkali hanya mengingatkan kepada diri saya pribadi serta mengajak kepada temen2 untuk menjadi wirausaha, dengan mindset bahwa dengan menjadi wirausaha, temen2 dapat membuka lapangan pekerjaan suatu hari nanti ketika usahanya sudah tumbuh dan berkembang. Gak ada yang instan temen2, semua butuh proses dan pasti akan melalui masa2 yang berat ketika memulai dan menjalani sebuah usaha. Banyak temen2 kuliah saya yang memiliki visi yang sama dengan saya, namun dilalui dengan cara yang berbeda. Ada beberapa yang memang langsung berwirausaha, karena sumber daya nya udah siap dan dibekali dengan modal yang mumpuni, beberapa temen yang lain memilih untuk mengumpulkan modal terlebih dulu dengan memilih kuadran pertama (menjadi karyawan) dengan niat suatu hari nanti bisa resign dari kerjaannya, dan memilih untuk bekerja secara mandiri, seperti Bob Sadino. Bisa juga melakukan standar ganda, menjadi seorang karyawan diiringi dengan berwirausaha, tapi harus pinter dalam me-menej waktu.


Akhir dari tulisan saya adalah mari kita sama2 membuktikan bahwa berwirausaha itu gak seburuk apa yang sebagian orang kira. Kita buktikan bahwa menjadi wirausaha pun bisa menjadi seseorang yang sukses dan membanggakan orang2 di sekitar kita. Saya juga gak tahu kedepannya akan seperti apa, apakah Allah masih izinkan saya untuk menjalankan sebuah usaha lagi suatu hari nanti, ataukah udah hanya sampe WB Company, yang jelas saya pengen tetep menjaga keinginan menjadi wirausaha ini tetap ada dalam hati dan pikiran saya, dengan niat bahwa semuanya dilakuin untuk ibadah. Jadi, berwirausaha kuy! YXGQ (ya kali gak kuy) 😁😁😁.




Wallahu A'lam Bisshawab...


Post a Comment for "Berwirausaha Kuy! YXGQ"