Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mereka dengan Mesin Waktunya

Episode 09


Bismillah...


Gimana nih kabarnya temen-temen? berjumpa kembali dengan saya, di bulan terakhir tahun masehi pada episode yang ke-9. Oh iya, terkait agenda akhir tahun masehi, temen-temen jangan ikutan beli terompet, nyalain kembang api, ajip-ajip dll, karena itu semua bukan budaya kita selaku seorang Muslim. Dari Ibnu 'Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka." (HR. Ahmad 2:50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho' 1:269 mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Irwa'ul Gholil no. 1269). So, mari kita ganti agendanya dengan i'tikaf, datang ke majelis ilmu untuk bermuhasabah, supaya tahun depan menjadi Muslim yang lebih baik lagi.


"Pak Haji Siap?, Zidan Siap?", pada tahu gak nih dengan kata-kata tersebut?, anak yang lahir tahun 90-an harusnya sih tahu haha. Itu merupakan kata-kata Ustaz Addin kepada Pak Haji Husin dan Zidan ketika akan melewati lorong waktu pada sinetron Lorong Waktu yang tayang di SCTV sejak tahun 1999 sampai dengan tahun 2006. Sinetron ini merupakan sinetron Islami bernuansa fiksi ilmiah yang diproduksi oleh PT. Demi Gisela Citra Sinema dan disutradarai oleh aktor kondang Indonesia, Deddy Mizwar. VICE, selaku pengembang konten global yang fokus untuk kalangan muda, pada salah satu artikelnya, pernah menjelaskan secara detail tentang sinetron ini, dan menjadikan sinetron ini sinetron Ramadhan terbaik di Indonesia. Nah, bagi yang masih penasaran dengan sinetron ini, silahkan cek di youtube seperti apa cerita di tiap episodenya, yang jelas, tiap episodenya akan menambah keimanan dan ketaqwaan bagi yang menonton.


Poster Sinetron Lorong Waktu
Source: https://www.bintang.com/celeb/read/2973324/film-90-an-lorong-waktu-sinetron-religi-bernuasa-futuristis

Ngomong-ngomong tentang sinetron Lorong Waktu yang ada kaitannya dengan mesin waktu, saya akan membahas sedikit tentang mesin waktu. Saya mengangkat topik ini karena senang dan menyukai film-film berbau fiksi ilmiah yang bertemakan mesin waktu, seperti film Source Code, Predestination, Interstellar, Steins Gate (Anime Series), The Girl Who Leapt Through Time (Anime Movie), dan masih banyak lagi. Selain itu juga, saya ingin mengetahui sejauh mana ilmuwan-ilmuwan yang terekspos sedang membuat mesin waktu, dan bagaimana Islam memandang hal seperti ini. So, tidak ada salahnya kita bahas sedikit dan mudah-mudahan apa yang akan saya bahas menjadi ilmu yang baru bagi saya pribadi dan temen-temen yang nyempetin baca blog ini.


Wells tahun 1920
Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Herbert_George_Wells

Mesin waktu (dipopulerkan oleh Herbert George Wells, dalam bukunya 'Time Machine' pada tahun 1885) adalah sebuah kendaraan di mana pengendara (dan penumpangnya) mempunyai kemampuan untuk memanipulasi arus jalannya waktu, sehingga dapat melakukan waktu menuju masa lalu atau mempercepat waktu menuju masa depan. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa mesin waktu itu ada, sebagian besarnya adalah foto ataupun video dengan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi, seperti orang yang berpakaian modern tapi dia muncul di foto ataupun video jadul, maupun sebaliknya. Sebagian bukti lainnya adalah hasil wawancara ataupun investigasi dengan orang yang mengaku entah bagaimana ceritanya, dia bisa terlempar ke masa lalu maupun pergi ke masa depan tanpa adanya bukti yang nyata, tapi dia mengaku sudah melakukan time travel, seperti John Titor. Bagi saya pribadi, 2 bukti diatas tidak membuat saya mempercayai bahwa mesin waktu itu ada, bisa saja foto maupun video tersebut sudah di edit sebelumnya?, dan bisa juga orang yang mengaku time traveler berbohong, hanya karena ingin terkenal semata?, Wallohu A'lam.


Salah satu ilmuwan dari Iran, Ali Razeghi sudah mengklaim bahwa dia sudah menciptakan mesin waktu versi dia sendiri, cara kerjanya adalah pengguna tidak benar-benar melakukan time travel, tapi dia bisa meramal masa depan pengguna, yang kemudian hasil ramalannya akan di print out. Dia pun mengatakan bahwa dia belum mempublikasikan hasilnya, karena takut negara-negara lain seperti China dan Amerika akan melakukan plagiarisme terhadap hasil karyanya. FYI, Ali Razeghi telah terdaftar di Pusat Penemuan Strategis Iran sebagai penemu "The Aryayek Time Traveling Machine" atau "Mesin Perjalanan Waktu Aryayek." Saya percaya bahwa negara-negara yang besar pasti sedang melakukan riset dalam bidang teknologi untuk menciptakan alat/mesin yang lebih canggih dan lebih ampuh untuk menjadikan negara tersebut lebih hebat, dan mungkin saja salah satu risetnya adalah terkait mesin waktu.


Logo NASA
Source: http://ardilamadi.blogspot.com/2013/08/logo-nasa.html

Sekarang, mari kita tengok National Aeronautics and Space Administration (NASA), lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas program penelitian luar angkasa bagi masyarakat sipil, aeronautika, dan program kedirgantaraan. Marc Rayman, salah seorang ilmuwan dari NASA memberikan pendapatnya mengenai kemungkinan terjadinya perjalanan melintasi waktu berdasarkan apa yang dipelajari dalam sains, yaitu teori relativitas khusus. Teori ini mengacu pada konsep ruang dan waktu, dimana semakin cepat objek bergerak melintasi ruang dan waktu dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya, maka waktu akan menjadi lebih lambat disekitarnya.  Ia pun turut menyebutkan bahwa para angkasawan yang terlibat dalam misi ke luar angkasa sejatinya mengalami distorsi waktu, terkait dengan teori relativitas umum dan khusus, namun efeknya terlalu kecil jika dibandingkan dengan kehidupan manusia di Bumi.


Logo UBC
Source: https://brand.ubc.ca/guidelines/downloads/logos-signatures-and-visual-identity-assets/

Adapun menurut Ben Tippett, seorang instruktur matematika dan fisika di kampus Okanagan UBC (Kelowna, Canada), pada tahun 2017 menerbitkan sebuah studi tentang kemungkinan perjalanan waktu. Tippett menciptakan model matematika dari Traversable Acausal Retrograde Domain in Space-time (TARDIS). Dia menggambarkannya seperti sebuah gelembung geometri ruang-waktu yang membawa isinya ke belakang dan ke depan melalui ruang dan waktu, saat berkeliling menyusuri jalan melingkar yang besar. Gelembung bergerak melalui ruang-waktu pada kecepatan yang lebih besar dari kecepatan cahaya, memungkinkannya untuk bergerak mundur dalam waktu. Penelitian Tippett pun diterbitkan dalam IOPscience Journal Classical and Quantum Gravity. Well, dari fakta-fakta diatas sepertinya mesin waktu memang tidak ada, hanya sekedar di mulut saja, tetapi wujudnya tidak pernah nampak.


Setelah kita mengetahui seperti apa pandangan ilmuwan-ilmuwan terhadap mesin waktu, sekarang, mari kita bahas mesin waktu dari pandangan Agama Islam. Menjelajahi waktu adalah suatu hal yang gaib, karena kegiatan seperti ini sama seperti membaca Lauhul Mahfuz (Kitab tempat Allah menuliskan segala seluruh catatan kejadian di alam semesta). Nah, bagaimana mungkin seorang manusia bisa mempunyai kemampuan untuk mengubah catatan yang telah Allah SWT buat?, jika hal seperti itu terjadi, maka seorang hamba bisa melawan kehendak Tuhan yang kita sembah yaitu Allah SWT.  Dalam Al-Qur'an, surat Al-An’am ayat 59, telah jelas dikatakan bahwa hal gaib itu tidak diketahui oleh makhluk, hanya Allah yang bisa mengetahuinya. Ayat tersebut berbunyi:
وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ
"Dan pada sisi Allahlah kunci-kunci semua yang gaib tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri."


Selain surat Al-An’am juga, ada salah satu surat lagi yang secara tidak langsung ada kaitannya dengan mesin waktu, yaitu surat Al 'Ashr ayat 2, yang berbunyi:
إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
"Sungguh, manusia berada dalam kerugian."
Yes, lanjutan ayatnya memang "kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh, serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran." Jika mesin waktu memang bisa dibuat oleh manusia, meskipun kita tidak beriman, kita tidak mengerjakan amal sholeh, dan kita tidak saling menasehati, harusnya kita tidak akan pernah merasakan kerugian, karena ketika kita merasakan efek dari kerugian tersebut, kita bisa kembali ke masa lalu untuk menjauhi segala macam kerugian yang akan dialami. 


Ayat tersebut juga didukung oleh sebuah hadits yang berbunyi "Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung, barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi, barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.” Sekali lagi nih ya, jika manusia mempunyai mesin waktu, harusnya segala kerugian dan segala laknat dapat dihindari, yaitu dengan menggunakan mesin waktu. Dengan mesin waktu seseorang dapat kembali ke masa lampau dan menjauhi dari segala dampak negatif yang harusnya menimpa orang tersebut. Anyway, hadits yang kita kenal tersebut bukan merupakan hadits yang shahih, hadits tersebut berasal dari perkataan Rasulullah SAW di dalam mimpi Abdul Aziz bin Abi Ruwad (Rasulullah SAW tidak mengatakannya secara langsung).


Barangkali hanya segitu yang dapat saya share, cukuplah kiranya mesin waktu hanya ada di dalam film-film dan tidak akan terjadi in real life. Satu hal yang mau saya sampaikan pada episode kali ini adalah, jadilah manusia yang selalu bersyukur atas apa yang telah terjadi, kadang masa lalu memang menyakitkan, tapi bukan berarti masa depan juga akan menjadi suram. Kita bisa mulai memperbaikinya mulai dari hari ini dan dari hal yang kecil, supaya masa depan bisa kita bisa lebih tertata rapi dan indah. Selalu ingat bahwa ketika ujian itu datang pada kita, bukan berarti Allah SWT benci dengan kita, tapi dengan ujian tersebut, Allah SWT menurunkan kasih sayangnya kepada kita. 


Wallahu A'lam Bisshawab...


Post a Comment for "Mereka dengan Mesin Waktunya"